Dalam Kebenaran Tidak Ada Kekuatiran

Matius 6 : 33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah  dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.  

Tema dari cerita di dalam ayat ini adalah mengenai Hal Kekuatiran. Tuhan tidak suka jika kita hidup di dalam kekuatiran, karena itu bukanlah kehendakNya atas kita. Karena kekuatiran adalah manifestasi dari ketidakpercayaan kita kepada Tuhan. Dari ayat di atas juga jelas sekali bahwa Tuhanlah yang memelihara semua ciptaanNya tetapi Tuhanpun tidak mau manusia hidup seperti bangsa yang tidak mengenal Dia dan yang tidak mempercayaiNya dengan kekuatiran yang dimiliki manusia.

Dia sudah menebus kita supaya kita tidak memiliki hidup yang sama dengan dunia dan melalui penebusan Yesus Kristus, Dia yang kaya menjadi miskin supaya kita yang miskin menjadi kaya di dalam Dia.

2 Korintus 8 : 9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia  Tuhan kita Yesus Kristus,   bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. 

Kita harus percaya bahwa penebusan yang sudah Yesus kerjakan benar-benar sudah menebus kita dari perbudakan dosa yang salah satunya adalah kemiskinan, supaya kita memiliki identitas yang baru, yaitu menjadi AnakNya, milik kepunyaan Nya.

Dalam rancanganNya atas manusia Dia tidak pernah merancangkan kekurangan ataupun kemiskinan melainkan pertambahan dan kelimpahan. Kita harus mengerti akan hal ini dan mempercayai karya salib Yesus Kristus.

Mengapa manusia mudah sekali mengalami kekuatiran, jawabannya mudah sekali karena mereka tidak mengerti tentang karya penebusan Kristus.

Jika kita mengerti karya penebusanNya maka kita dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah, yang adalah suatu realita yang Tuhan sediakan supaya manusia dapat hidup di dalamnya.

Pada awal penciptaan, Tuhan menciptakan (menyediakan) apa yang dibutuhkan manusia terlebih dahulu di Taman Eden, yang adalah gambaran dari realita KerajaanNya.

Di Matius 6 : 33, Tuhan juga berkata, “carilah dahulu Kerajaan Allah serta kebenaranNya”.

Kebenaran adalah realita Dirinya sendiri.  Tuhan menyediakan realitaNya dalam KerajaanNya dan di dalam realita tersebut ada realita dari kebenaranNya yang tidak dapat dibantah oleh siapapun.

Jika Tuhan berfirman bahwa di dalam realitaNya akan ada penyediaan, maka kebenaran itu pasti akan menjadi kenyataan.

Di luar realitaNya, manusia akan hidup di dalam peluh dan wajarlah apabila manusia hidup di dalam kekuatiran, yang dikatakan dalam Firman Tuhan dengan kekuatirannya, manusia tidak akan dapat menambah perjalanannya sehasta saja (Matius 6 : 27).

Sekarang yang kita perlukan adalah bagaimana supaya kita bisa tinggal tetap di dalam Kerajaan dan kebenaranNya. Kita perlu Roh Kudus karena hanya Roh Kudus yang akan membawa kita berpindah dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib.

1 Petrus 2 : 9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat  yang rajani, bangsa   yang kudus , umat kepunyaan Allah   sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya   yang ajaib

Dia sudah memanggil kita untuk keluar dan pindah kepada Kerajaan TerangNya.

Hanya bersama Roh Kudus yang akan dapat membawa kita berpindah, dari realita dosa kepada realita KerajaanNya.

Pada waktu kita menyambut Roh Kudus maka Ia akan terus menerus membawa kita berpindah dan pada waktu Roh Kudus membawa kita masuk kepada seluruh kebenaran maka firman kebenaran yang kita terima akan menjadi realita dalam hidup kita.

Realita mujizat akan menjadi hal yang biasa kita alami bahkan kita akan mengalami kelimpahan di dalam segala hal. Dari dalam realitaNya juga kita akan dapat menceritakan perbuata-perbuatanNya yang luar biasa kepada banyak orang.

Masalah apa yang sedang kita alami? Setiap masalah akan membuat manusia hidup di dalam ketidak tenangan dan kuatir, oleh sebab itu Tuhan sudah memberikan jalan keluar bagi kita yang adalah orang-orang yang sudah ditebusNya untuk bepindah dari realita dosa kepada realita KerajaanNya.

Firman Tuhan juga mengatakan supaya kita tidak perlu kuatir akan hari esok karena kesusahan sehari cukuplah sehari, maksud dari ayat ini kita harus berjalan setiap hari di dalam Roh Kudus dan kebenaran. Setiap hari harus ada usaha dari kita untuk mencari Kerajaan dan kebenaranNya. Sewaktu kita mau berusaha atau membayar harga maka kita akan dibawa oleh Roh Kudus untuk masuk kedalam kebenaranNya

Apabila kita berjalan setiap hari dalam kebenaran maka setiap hari juga kita akan mengalami realita dari kebenaranNya.

DEBORAH NANLOHY

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *